Gabung Ke Forum Saya Di 4KA01

Penjelasan Sistem Komputer Pada Sistem Operasi

Index : Tugas Dosen 2
Materi Kuliah : Sistem Operasi
Pertemuan Ke : 5

CONTROL PANEL WINDOWS XP


Jaringan (Network) merupakan cara menghubungkan antara satu komputer dengan komputer yang lain. Komputer lain tersebut dapat berada dalam ruangan yang sama, dalam gedung yang sama, dalam kota yang sama bahkan dimana saja diseluruh dunia.
Apabila komputer-komputer (node) ditempatkan dalam suatu lokasi yang tidak terlalu luas, misalnya dalam satu ruangan atau satu gedung, maka jaringan tersebut disebut dengan Local Area Network (LAN). Sedangkan apabila jaringan tersebut tersebar dalam jarak jauh, misalnya di kota satu dengan yang lain, bahkan antar negara, maka jaringan tersebut disebut dengan Wide Area Network (WAN).
Mengenal Jaringan
Secara garis besar, model jaringan komputer dapat dibedakan menjadi dua bagian, yaitu (1), hubungan dengan model Client-Server dan (2), hubungan dengan model Peer to Peer.
  • Hubungan Model Client – Server
Jenis jaringan ini terjalin antara komputer secara personal/individu yang disebut dengan Client dengan suatu pusat/sentral komputer yang disebut Server. Server berfungsi sebagai pusat untuk melayani kebutuhan Client. Beberapa client yang memanfaatkan fasilitas dari suatu server disebut dengan Workgroup, dengan client yang menjadi anggota dari suatu workgroup tersebut dan disebut dengan Workstation. Untuk menjalankan jaringan ini diperlukan sistem operasi pendukung, antara lain Novell Netware, Banyan Vines, OS/2 LAN Server, Windows NT Server dan sebagainya.
  • Hubungan Model Peer to Peer
Jaringan ini tidak menggunakan komputer tertantu sebagai server, namun setiap komputer dapat berfungasi sebagai server ataupun workstation. Sehingga dengan jaringan ini setiap computer dapat berbagi printer, hard disk, modem dan sebagainya. Jenis jaringan ini digunakan untuk jumlah kompuer yang relatif sedikit.
TCP/IP
Sebelum anda mengkonfigurasi TCP/IP terlabih dahulu kartu jaringan telah terpasang, dengan sendirinya sistem operasi windows xp akan mendeteksi kartu jaringan tersebut atau dengan kata lain kartu tersebut akan terinstall. TCP/IP merupakan protokol utama dalam jaringan atau internet. Yang harus digunakan jika ingin komunikasi antara Windows XP Professional dengan komputer lain atau dalam internet dapat terjalin dengan baik.  
IP Address
IP Address adalah alamat yang diberikan pada jaringan computer dan peralatan jaringan yang menggunakan protocol TCP/IP. IP address terdiri dari 32 bit angka biner yang dapat dituliskan dalam empat kelompok angka decimal yang dipisahdengan titik, misalnya 10.10.1.244
IP Address tersebut terdiri dari dua bagian, yaitu network ID (10.10.1) dan Host ID (244). Dimana network ID menentukan alamat jaringan computer, sedangkan Host ID menentukan alamat host/alamat computer.
Perhatikan bentuk jaringan dalam workgroup TRAINING berikut ini:
Cara Pemberian IP Address
Pemberian IP Address dapat dilakukan pada proses instalasi ataupun setelah proses instalasi. Langkah yang digunakan adalah sebagai berikut :
1.  Klik tombol Start, All Programs, Accessories, Communications, dan klik pilihan Network Connections. Kotak dialog Network Connections akan terlihat di layer dibawah ini 
gambar : Tampilan Shortcur Properties pada Local Area Connection
  1. Klik kanan pada bagian Local Area Connection, kemudian klik pilihan Properties dan dilayar akan terlihat jendela Local Area Network Properties.
  2. Klik pilihan Internet Protocol (TCP/IP), kemudian klik tombol Properties. Dilayar akan terlihat jendela Internet Protocol (TCP/IP) Properties.
  3. Klik pilihan Use the following IP address, kemudian masing-masing computer, misalnya 10.10.1.244 untuk computer 1, 10.10.1.243 untuk computer 2, 10.10.1.242 untuk computer 3, demikian juga seterusnya.
  4. Tentukan pula Subnet mask untuk masing-masing computer dengan nilai 255.255.255.0.
  5. Kliktombol OK. Perhatikan tampilan berikut :                                                                                      




    gambar : Internet Protocol (TCP/IP) Properties – General 
    Firewall adalah sebuah system keamanan yan melingkupi DHCP, SSH, TELNET, WWW(HTTP), MAIL dan FTP. Baru pertama kali ini Microsoft memasukkan Firewall ke dalam sistem operasinya. Untuk mengaktifkan Firewall ini dapat Anda lakukan dengan mengklik tombol Start – Control Panel – Network and Internet Connection – Network Connection. Sistem Windows akan menampilkan LAN or high-speed Internet seperti gambar dibawah ini.
    gambar : LAN or high-speed internet
    Klik kanan pada ikon Ethernet card yang ada dan kemudian pilih properties sehingga akan tampil menu pilihan seperti gambar diatas.
    Gunakan mouse untuk memilih Advance yang terletak pada bagian kanan atas dari Ethernet card properties tersebut. Sistem Windows XP akan menunjukkan tampilan seperti gambar dibawah ini.
    gambar : Ethernet Card Properties
    gambar : LAN Advanced
    gambar : Mengaktifkan Firewall
    Aktifkan check box Internet Connection Firewall (seperti gambar diatas) dengan mengklik pada check box tersebut. Dalam hal ini Anda dapat mengkonfigurasi service-service apa saja yang akan digunakan bersama aktifnya firewall, yaitu dengan mengklik button setting pada bagian kiri bawah layer LAN Advanced tersebut sehingga sistem Windows akan menampilkan Advanced Setting untuk Firewall seperti terlihat pada gambar ini.
    gambar : Advanced Setting
    Pada Advanced Setting tersebut terdapat sembilan service yang dimiliki oleh sistem Windows XP yang dapat digunakan bersama-sama dengan fasilitas Firewall, yaitu FTP Server, Internet Mail Access Protocol version 3 (IMAP3), Internet Mail Access Protocol version 4 (IMAP4), Internet Mail Server (SMPT), Post-Office Protocol version 3 (POP3), Remote Desktop, Secure Web Server (HTTPS), Telnet Server dan Web Server (HTTP).
    Berikut adalah port yang digunakan oleh masing-masing service tersebut.
    Port untuk masing-masing service diatas adalah default yang ditentukan oleh sistem Windows XP.
    gambar : Memilih service
    gambar : Service-service yang dipilih
    Anda dapat memilih service-service mana yang ingin Anda proteksi (dua gambar diatas). Setelah itu klik tombol OK untuk mangaktifkan fasilitas sekuritas tersebut.
    Setelah Anda menggunakan Firewall untuk memproteksi service-service yang Anda pilih tadi, bila ingin mengetahui, bukalah file PFIREWALL.LOG yang terdapat pada direktori Windows. Akan tetapi yang perlu Anda waspadai adalah Firewall tidak akan melindungi dari aktivitas jaringan aplikasi. Sebagai contoh, Trojan. Dalam hal ini komputer yang Anda gunakan tidak memiliki perlindungan terhadap program dan virus ini membangun diri pada jaringan internet.
    Trojan adalah program yang biasanya di aktifkan dalam komputer tanpa pengetahuan kewujudannya dan memberi aksess penggunaan komputer itu oleh orang luar. Dari segi teknikal, ia bukan virus tetapi jatuh dalam katergori program bahaya yang boleh diaktifkan (digunakan) dalam komputer tanpa pengetahuan pengguna komputer itu. Terdapat pelbagai jenis trojan tetapi biasanya memberi aksess kepada rangkaian dari luar termasuk penggunaan program dalam komputer atau mendapatkan data yang ada dalam cakera keras komputer itu.
         

0 Komentar: